Search

Friday, May 26, 2023

Internal Audit Apa Manfaat dan Fungsi nya?

  1. Manfaat Internal Audit Sistem Manajemen (ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018) berdasarkan ISO 19011:


  2. 1. Meningkatkan Keandalan Informasi:

  3. Audit internal membantu memastikan bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem manajemen adalah akurat, relevan, dan dapat diandalkan. Ini membantu manajemen membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data yang tepat.

  4. 2. Peningkatan Keefektifan:

  5. Dengan menilai proses dan kegiatan dalam sistem manajemen, audit internal membantu mengidentifikasi area-area di mana perbaikan dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas operasional organisasi.

  6. 3. Pengendalian Risiko:

  7. Internal audit membantu mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Dengan mengidentifikasi risiko ini, langkah-langkah pengendalian yang tepat dapat diambil.

  8. 4. Peningkatan Kepatuhan:

  9. Audit internal membantu memastikan bahwa organisasi mematuhi persyaratan standar ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018. Ini membantu organisasi menjaga sertifikat kepatuhan dan mencegah potensi sanksi atau masalah hukum.

  10. 5. Peningkatan Manajemen Mutu dan Keselamatan:

  11. Dengan menganalisis proses dan praktik yang ada, audit internal membantu mengidentifikasi peluang perbaikan yang dapat meningkatkan mutu produk dan layanan, serta keselamatan karyawan.

Fungsi Internal Audit Sistem Manajemen (ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018) berdasarkan ISO 19011:

  1. 1. Perencanaan Audit:

  2. Tahap perencanaan melibatkan menentukan tujuan audit, lingkup audit, dan rencana audit. Hal ini mencakup identifikasi proses yang akan diaudit, jadwal audit, dan sumber daya yang diperlukan.

  3. 2. Pelaksanaan Audit:

  4. Tahap pelaksanaan melibatkan pengumpulan bukti-bukti melalui wawancara, observasi, dan penilaian dokumen. Tim audit mengidentifikasi ketidaksesuaian dengan persyaratan standar dan peluang perbaikan.

  5. 3. Penilaian dan Evaluasi:

  6. Tim audit mengevaluasi temuan audit untuk menentukan tingkat kepatuhan dengan persyaratan standar dan efektivitas sistem manajemen. Hal ini melibatkan analisis bukti-bukti yang dikumpulkan.

  7. 4. Pelaporan dan Komunikasi:

  8. Hasil audit dikomunikasikan melalui laporan audit. Laporan ini mencakup temuan positif dan negatif, serta rekomendasi untuk tindakan perbaikan. Laporan ini merupakan alat penting bagi manajemen untuk pengambilan keputusan.

  9. 5. Tindak Lanjut:

  10. Organisasi mengambil tindakan berdasarkan hasil audit, termasuk tindakan korektif untuk mengatasi ketidaksesuaian dan tindakan pencegahan untuk mencegahnya terjadi lagi di masa depan.

  11. 6. Review Audit:

  12. Tahap terakhir adalah review audit, di mana efektivitas dan efisiensi proses audit dievaluasi. Ini membantu untuk terus memperbaiki proses audit di masa mendatang.

Referensi:
ISO 19011:2018 - "Panduan untuk Audit Sistem Manajemen." Panduan ini memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk pelaksanaan audit manajemen yang efektif dan efisien. Ini mencakup panduan untuk audit internal dan eksternal, serta prinsip-prinsip umum dan panduan praktis dalam melakukan audit. (Sumber: ISO.org)

Tuesday, March 28, 2023

Berikut Tips Merawat Sepatu Safety Supaya Awet Pemakaian





Salahsatu dari alat pelindung diri (APD) dalam bekerja adalah safety shoes (sepatu keselamatan). Alat ini dipakai pekerja guna melindungi kaki dari berbagai macam bahaya seperti benda tajam, cairan kimia, dan listrik.

“Kualitas dan ketahanan sepatu safety tidak hanya datang dari bahannya saja, namun juga dari cara merawat sepatu safety itu sendiri,” kata Kevin dikutip dari safetyranger.co.id pada Selasa (28/3/2023).


Sepatu safety memiliki kadaluarsa masa pakai enam bulan sampai 1,5 tahun, tapi ini bisa lebih cepat tergantung penggunaannya. Hal ini terjadi akibat lingkungan kerja, kecelakaan kerja, dan kebersihan sepatu.


“Anda perlu rutin mencuci dan membersihkan sepatu safety agar dapat dipakai hingga masa kadaluwarsanya tiba,” ujarnya.

Berikut cara bagaimana mencuci dan membersihkan sepatu safety

1. Siapkan air dan sabun yang lembut
Anda dapat menggunakan sabun cuci pakaian, sabun cuci tangan, atau shampo.

Namun, sabun atau shampo yang digunakan mesti mengandung ph yang rendah supaya tidak merusak kulit sepatu. Selain itu air yang digunakan tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

2. Lepaskan tali sepatu dan insole
Tali sepatu dan insole dapat dicuci secara terpisah untuk menghindari kerusakan dan pastikan insole kering sebelum dipasang kembali.


3. Sikat permukaan sepatu
Anda dapat membersihkan permukaan sepatu dengan sikat lembut agar tidak merusak permukaan sepatu. Anda dapat menggunakan sikat gigi lembut yang sudah tidak terpakai guna mencapai selah-selah kecil di permukaan sepatu sehingga hasilnya akan lebih bersih.

4. Cuci dengan air dan sabun
Cuci sepatu dengan lembut dan hindari mencuci bagian dalam sepatu, jika sepatu Anda tidak terlalu kotor,

Anda bisa menggunakan kain lembut yang dibasahi dengan air sabun yang telah disiapkan untuk membersihkan sepatu.

5. Bilas dengan air bersih
Setelah mencuci sepatu dengan air dan sabun atau menggunakan kain lap basah, Anda harus membilasnya dengan air bersih untuk menghilangkan sabun yang tersisa. Bilas sampai bersih dan jangan sampai ada sisa sabun yang tertinggal di sepatu.

6. Keringkan sepatu
Anda harus mengeringkan sepatu dengan cara yang benar dengan mesin pengering atau sinar matahari langsung. Sebaiknya keringkan sepatu secara alami dengan meletakkannya di tempat yang sejuk dan kering.

Hindari memakai sepatu yang belum sepenuhnya kering lantara ini akan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri pada sepatu akan meningkat. 

artikel ini telah di muat sebelum nya di: //isafetymagazine.com/  

Thursday, February 9, 2023

Waspada Banjir Di Musim Hujan

 Kewaspadaan Bahaya Banjir di Musim Hujan: Tips dan Tindakan Preventif

Musim hujan membawa berkah dalam bentuk air yang sangat dibutuhkan oleh alam dan manusia. Namun, bersamaan dengan hal itu, musim hujan juga membawa potensi bahaya banjir yang dapat merugikan dan mengancam keselamatan. Meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah preventif selama musim hujan adalah hal yang sangat penting. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan tentang kewaspadaan bahaya banjir di musim hujan serta memberikan tips dan tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko.

Mengenali Potensi Bahaya:

Banjir adalah peristiwa ketika air meluap dan meluas di luar batas normalnya, menggenangi daerah yang biasanya kering. Faktor seperti curah hujan yang tinggi, tanah yang jenuh air, sungai yang meluap, dan sistem drainase yang buruk dapat menyebabkan banjir. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda potensi bahaya banjir, seperti:

·       Curah hujan yang ekstrem dalam waktu singkat.

·       Sungai atau sungai yang mulai meningkat drastis.

·       Air menggenangi jalan dan daerah rendah.

Tips dan Tindakan Preventif:

1. Ikuti Peringatan: Pertama-tama, penting untuk memantau peringatan cuaca dan informasi dari otoritas terkait. Jika ada peringatan banjir atau cuaca buruk, patuhi instruksi dan tindakan yang diberikan.

2.     Persiapan Darurat: Siapkan perlengkapan darurat seperti peralatan medis, makanan, air bersih, serta baterai dan senter. Pastikan Anda memiliki cara untuk mendapatkan informasi terbaru, seperti radio bertenaga baterai.

3.     Jangan Berkendara di Air Banjir: Jika Anda melihat jalan terendam air, hindari untuk berkendara di dalamnya. Air yang terlihat dangkal bisa saja memiliki aliran yang kuat dan membahayakan kendaraan.

4.     Hindari Daerah Rendah: Jauhi daerah-daerah yang rentan terhadap banjir, seperti dataran rendah dan lembah.

5.     Periksa Saluran Drainase: Pastikan saluran drainase di sekitar rumah Anda bersih dan tidak tersumbat. Ini membantu air mengalir dengan lancar dan mengurangi risiko genangan air.

6.     Bangun Penghalang Air: Jika memungkinkan, bangun penghalang air sementara seperti tanggul atau dinding pasir di sekitar properti Anda untuk mencegah masuknya air.

7.     Siapkan Dokumen Penting: Simpan dokumen penting seperti identifikasi, kontrak, dan dokumen keuangan dalam bahan tahan air atau tempat aman.

8.     Hubungi Otoritas: Jika Anda merasa bahwa Anda atau tetangga Anda berada dalam bahaya, segera hubungi otoritas terkait seperti pemadam kebakaran atau polisi.

9.     Siapkan Rencana Evakuasi: Buat rencana evakuasi dengan anggota keluarga Anda. Tentukan titik pertemuan dan cara komunikasi jika terpisah selama banjir.

Kesimpulan:

Musim hujan membawa potensi bahaya banjir yang harus dihadapi dengan kewaspadaan dan persiapan yang matang. Mengenali tanda-tanda bahaya, mengikuti peringatan, dan mengambil tindakan preventif dapat membantu melindungi Anda, keluarga, dan properti dari dampak negatif banjir. Dengan kewaspadaan yang tepat, kita dapat menjalani musim hujan dengan lebih aman dan tenang.

Thursday, January 5, 2023

Panduan Berkendara Aman Saat Berangkat dan Pulang Kerja: Prioritaskan Keselamatan Anda

Prioritaskan Keselamatan Anda

Sumber:safetynet.asia

Pendahuluan

Berkendara adalah aktivitas sehari-hari yang penting bagi banyak orang, terutama saat pergi berangkat dan pulang kerja. Namun, sering kali kurangnya kesadaran akan praktik berkendara aman dapat mengakibatkan kecelakaan dan risiko yang tidak perlu. Dalam artikel ini, kita akan membahas panduan praktis untuk berkendara aman saat berangkat dan pulang kerja, guna memastikan perjalanan Anda tetap nyaman dan bebas risiko.

1. Perencanaan Sebelum Berangkat

Sebelum Anda memulai perjalanan, penting untuk merencanakan langkah-langkah berikut:

  • Pengecekan Kendaraan: Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi baik. Periksa rem, lampu, ban, dan peralatan keselamatan lainnya secara teratur.

  • Cuaca dan Lalu Lintas: Periksa perkiraan cuaca dan lalu lintas sebelum berangkat. Ini akan membantu Anda mengantisipasi situasi yang mungkin timbul di jalan.

  • Waktu Berangkat: Berangkatlah dengan waktu yang cukup. Terburu-buru dapat menyebabkan kecelakaan atau mengemudi agresif.

2. Hindari Mengemudi Saat Lelah atau Tidak Fokus

  • Istirahat Cukup: Pastikan Anda telah cukup istirahat sebelum berkendara. Kecelakaan sering terjadi karena pengemudi yang mengantuk atau tidak konsentrasi.

  • Matikan Gangguan: Hindari penggunaan ponsel atau kegiatan lain yang mengalihkan perhatian Anda dari jalan.

3. Patuhi Aturan Lalu Lintas

  • Batas Kecepatan: Patuhi batas kecepatan yang ditetapkan. Kecepatan berlebihan adalah penyebab umum kecelakaan.

  • Tanda-Tanda Lalu Lintas: Patuhi semua tanda-tanda lalu lintas, termasuk lampu merah, lampu kuning, dan tanda peringatan.

4. Jaga Jarak Aman

  • Jarak Antara Kendaraan: Pastikan Anda menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan Anda. Ini memberi Anda waktu reaksi jika terjadi keadaan darurat.

5. Hindari Berkendara Agressif

  • Jangan Emosi di Jalan: Hindari mengemudi dengan emosi yang tinggi. Berkendara agresif dapat mengancam keselamatan Anda dan pengemudi lain.

  • Pakai Sabuk Pengaman: Selalu kenakan sabuk pengaman dan pastikan semua penumpang juga memakainya.

6. Kenali Rute Anda

  • Gunakan GPS: Jika Anda tidak yakin dengan rute, gunakan GPS untuk membantu Anda menghindari jalan yang tidak dikenal.

7. Pemeliharaan Kendaraan Teratur

  • Servis Kendaraan: Lakukan servis kendaraan secara berkala untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

8. Hindari Penggunaan Alkohol atau Obat Terlarang

  • Pengaruh Alkohol dan Obat: Jangan mengemudi jika Anda dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.

9. Cuaca Buruk dan Kondisi Jalan

  • Beradaptasi dengan Cuaca: Jika cuaca buruk, kurangi kecepatan Anda dan tingkatkan jarak antara kendaraan.

10. Keselamatan Pejalan Kaki dan Pengendara lain

  • Hormati Pejalan Kaki: Beri hak prioritas kepada pejalan kaki di zebra cross dan persimpangan.

Kesimpulan

Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab setiap pengemudi. Dengan mengikuti panduan-panduan di atas, Anda dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan membuat perjalanan berangkat dan pulang kerja lebih aman dan nyaman. Ingatlah bahwa keselamatan Anda dan keselamatan pengendara lainlah yang paling penting.

Town Hall Monthly Briefing Juli 2024